Kenapa Nabi Muhammad Berpoligami
Allah memilih Nabi Muhammad sebagai Nabi terakhir, Nabi Arab, yang membawa risalah Islam yang di utus untuk alam semesta, untuk menunaikan mendapatkan pesan terakhir, islam. dan Allah pun memberikan keistimewaan di antara makhluk-Nya yang lain, etika dan akhlak yang luar biasa. Etika beliau inilah yang meluluhkan hati para musuh, meluluhkan hati para pembesar Arab kala itu, untuk memeluk Islam.
Salah satu Syubhat, atau tuduhan yang di sampaikan kepada Nabi Muhammad adalah, gila wanita, seorang yang doyan sekali wanita, doyan sex dan sebagainya. Bahkan istrinya pun sampai jumlah 9. saya yakin mereka yang menuduh dengan tuduhan seperti itu, ada dua kemungkinan, ada kalanya ia itu kafir tidak beriman terhadap apa yang di turunkan oleh Nabi Muhammad, ada kalanya ia itu kurang begitu faham tentang sejarah hidup Nabi Muhammad.
berikut bantahan terhadap tuduhan dimana Nabi penggila wanita ;
1. Pernikahan Nabi Muhammad bukan bertujuan untuk memuaskan hawa nafsunya, namun, tujuan Nabi saw melakukan pernikahan lebih dari satu adalah dalam kaitannya tujuan dakwah, dan demi kemashlahatan yang lebih di utamakan; meringankan beban anak yatim, menyantuni para janda, dan dalam rangka mendidik wanita tentang persoalan agama. dan juga salah satu faktor Nabi melakukan poligami adalah untuk menyebarkan persoalan agama yang di ajarkan oleh Nabi dalam rumah beliau untuk di sebarkan ke khalayak umum.
2. Rasulullah tidak menikahi seorang perawan kecuali satu istri saja, Aisha,
3. Rasulullah tidak melakukan poligami kecuali setelah istrinya yang pertama, Khadijah meninggal, dan umur Rasulullah waktu itupun 50 tahunan, justru ketika orang ingin ingin berpoligami, mereka akan memilihnya di usia yang muda.
4. Tugas Rasulullah setelah di angkat menjadi Rasul, dan pekerjaan yang di lakukan Rasulullah setelah umur 40 tahun, sibuk mengajak islam kepada orang lain, dan tidak sibuk terhadap wanita dan berfoya-foya, Beliau adalah seorang Da'i, beliau adalah seorang Panglima Perang, beliau adalah seorang yang rajin berpuasa, beliau selalu rajin melakukan sholat Malam, bahkan dalam riwayat hadist di sebutkan sampai bengkak kakinya.
5. Dalam sejarah para Nabi, poligami bukanlah sesuatu yang aib, Nabi Ibrahim menikah dengan Sarah dengan Siti Hajar, Nabi Ya'kub, saw menikah dengan empat istri, dan Nabi Dawud mempersunng lebih dari satu.
6. Bahkan salah satu tokoh Orientalis sendiri mengakui tentang poligami Nabi ini, ialah Thomas Carlyle, Filusuf inggris tahun 1881, "Muhammad bukanlah seorang penggila syahwat, meski tuduhan yang di arahkan kepadanya begitu gencar, dan salah kalau kita menganggap Muhammad adalah seorang yang gila wanita"
Kesimpulannya, pembaca yang budiman, sekali lagi tuduhan yang di tujukan kepada Nabi muhammad tidak ada landasan sama sekali, baik secara rasional maupun secara realita, tuduhan yang di tuduhkan itu runtuh dengan sendirinya, ia tak mampu meruntuhkan kemuliaan perangai yang di miliki oleh sang Baginda Nabi Muhammad, banyak orientalis terkagum-kagum tentang sosok sang Nabi ini.
nasihat dari saya silahkan baca tentang sirah (perjalanan hidup) Nabi muhammad untuk mempelajari kepribadian dan keagungan akhlak beliau.
Published: 2013-12-21T12:13:00-08:00
Title:Kenapa Nabi Muhammad Berpoligami
Rating: 5 On 221210 reviews
POSTINGAN LAIN YANG MUNGKIN ANDA SUKA
Posted by Yonke-Blogger at 12:13 PM
0 comments:
Post a Comment